ad

Medan,Indonesiaku- Ketua komisi C DPRD Sumut,Marasal hutasohit Mengatakan bahwa dana CSR yang di gelontorkan kemasyarakat sangat minim sekitar 3-5 % .Tambahnya lagi bahwa dana CSR itupun belum merata ketengah-tengah masyarakat atau terkesan hanya orang-orang tertentu saja, sehingga kerap memunculkan persoalan sosial antara rakyat dengan perusahaan.“Sejauh ini, dana CSR masih minim, tidak sebanding dengan luasan areal PTPN IV yang wilayahnya mencakup sejumlah kabupaten,” kata ,Marasal Hutasoit dalam rapat dengar pendapat (4/4) ,yang berlangsung di ruang rapat komisiC.

Rapat dipimpin Ketua komisi C DPRD sumut,Marasal Hutasoit didampingi anggota komisi lainnya.Sementara dari PTPN IV selain Direktur Utama,Erwin Nasution juga dihadiri jajaran direksi yang baru dilantikdan turut hadir juga  Kepala Humas,Lidang Panggabean.Dalam rapat ini juga banyak mendapat aplaus atas kinerja PTPN IV selama ini dari anggota DPRDSU yang hadir,baik dari kinerja maupun keberadaan perusahaan ini ditengah-tengah masyarakat.

Tambah Politisi Partai Damai Sejahtera (PDS) berharap sebagai Dirut PTPN IV yang baru, Pak Erwin Nasution beserta jajarannya untuk terus mengoptimalkan dana CSR kepada masyarakat dan meningkatkan kinerjanya agar PTPN IV nantinya dapat meningkatkan PAD ke Pemerintah,ungkapnya.

Saat ini, berdasarkan laporan, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Medan tahun 2012 mengalokasikan dana sekitar Rp45 miliar atau tiga sampai lima persen dari laba bersih tahun 2011 sekitar Rp900 miliar. Dana CSR BUMN perkebunan yang berbasis di Sumut itu meningkat seiring dengan meningkatnya laba bersih perseroan menjadi sekitar Rp900 miliar. Sebagian dari laba bersih itu [3-5 persen] disisihkan sebagai dana tanggung jawab sosial perusahaan.

Presentase (3-5%) itu menurut Marasal belum memadai, meningat kenaikan yang terjadi pada laba perusahaan cukup besar. Kisarannya, harusnya lebih dari angka tersebut, dengan mengingat cakupan wilayah kerja PTPN IV itu meliputi Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Asahan PTPN IV yang baru, Erwin Nasution dalam paparannya menjelaskan, dari dana Rp105 miliar yang disalurkan dalam bentuk CSR, paling besar, dialokasikan untuk program bina lingkungan, yakni membangun sarana dan prasarana di sekitar kebun yang diusahai PTPN IV.

Dirut PTPN IV Erwin Nasution Mengatakan bahwa program bina lingkungan  lebih ditujukan kepada program membantu masyarakat di sekitar kebun, mulai dari pembangunan prasarana dan sarana yang diajukan oleh masyarakat,” dan program yang terkait dengan kebutuhan masyarakat petani di sekitar kebun, seperti program bina lingkungan serta juga termasuk  perbaikan sarana ibadah seperti mesjid dan gereja.

Sebagian besar bantuan yang disalurkan bukan berupa dana tunai, namun langsung menyangkut kebutuhan masyarakat. Dia mencontohkan, di Kabupaten Simalungun (lokasi ring satu kebun PTPN IV) banyak diberikan bantuan traktor tangan dan kebutuhan petani lainnya.

Terkait dengan jabatanya yang baru, Dirut PTPN IV Erwin Nasution meminta dukungan dari semua pihak, tak terkecuali anggota DPRDSU, mengingat tantangan yang dihadapi semakin besar. Untuk membesarkan Perusahaan ini  pihaknya juga melihat masih terdapat peluang untuk menggali potensi dalam meningkatkan produksi, produktifitas serta efesiensi di PTPN IV,ujar Dirut.(man)

Publish on April 5th, 2012 under Ekonomi by Redaktur | Comments Off

Komentar telah ditutup.

ad